Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Senin, 28 Maret 2011

Tugas Web Servis 2

Arsitektur Service-Oriented












Agar built menjadi flexibel, ada beberapa requirement yang harus diperhatikan:

- Ketika mengintegrasi sumber software , sumber harus dipisah-pisahkan.

- Komunukasi antar program harus di compliant dengan standar International

- Service interface dari sumber software harus di publish untuk umum serta definisi interface dan dokumentasi

Manfaat yang di dapat antara lain:

1. Anda dapat membangun aplikasi dengan mengintegrasikan proses bisnis core dengan servis sumber luar software dan sumber dalam

2. Anda dapat membuat banyak sumber software

3 Dengan menggunakan third-party sumber software dapat menyediakan dana dan manfaat produktivitas

4. Sale of software sebagai layanan dapat menjadi widespread.













Arsitektur service-oriented terdiri dari tiga kompone utama, yaitu service provider(penyedia layanan), service consumer ( penyedia untuk konsumer ), dan service broker.

- Service provider adalah node dalam jaringan (intranet atau internet) yang menyediakan akses untuk penghubung layanan software yang menampilkan suatu set operasi.


- Service consumer adalah node dalam jaringan yang membinding servis dari service provider dan digunakan untuk implementasi suatu solusi bisnis. Dalam model arsitektur service-oriented, service consumer bukan merupakan sebuah aplikasi , melainkan sebuah nodes.


- Service broker adalah node dalam jaringan yang merupakan repository sebuah deskripsi layanan dan digunakan seperti buku alamat untuk menemukan lokasi sebuah layanan/servis. Service consumer dapat bertanya kepada service broker untuk menemukan service provider.

Aturan dalam arsitektur service-oriented:

1. Publish Service(Menampilkan layanan)

Service provider mempublish layanan kepada service broker. Inform asi yang dipublish termasuk definisi service interface, lokasi servce provider, dan memungkinkan didukung informasi atau dokumentasi.


2. Find Service(Menemukan layanan)

Service consumer menemukan servise yang diinginkan dengan menggunakan service broker.


3. Bind to Service(Membinding layanan)

Service consumer membinding layanan khusus dengan service provider. Proses binding termasuk autentikasi pengguna.


Baik mencari atau membinding ke service dapat dilakukan secara dinamis untuk memungkinkan aplikasi untuk mengkonfigurasi dirinya sendiri secara dinamis. Sebagai contoh, jika aplikasi menemukan bahwa waktu respon dari service provider tidak dapat diterima, maka diputuskan untuk beralih pada service provider pada saat run time.


Arsitektur Web service


1. Web service provider

Node jaringan hosting sebuah web service


2. Web service consumer

Node jaringan hosting client yang dapat berkomunikasi dengan HTTP (Hypertext Transfer Protocol).Client termasuk browser, aplikasi console, dan aplikasi GUI.


3. Web service broker

Node jaringan hosting sebuah registry global yang menyediakan banyak buku alamat.


Aturan dalam Web Service Arsitektur


1. Web Service Provider


Salah satu aturan penting dalam arsitektur web service adalah web service provider. Salah satu contohnya adalah web service provider harus menyediakan untuk web service yaitu HTTP protocol handling dan servis autentikasi . Jika web service provider tidak dapat menawarkan banyak infrasuktur, maka web service harus mendukung infrastruktur ini. Bagaimanapun hal ini akan membuat pengembangan web service menjadi lebih sulit.

Web service provider mungkin mempunyai banyak web service, itu dapat memudahkan untuk merequest beberapa web service. RPCSS (Remote Procedure Call Subsystem ) bertanggungjawab untuk menghandel permintaan DCOM (Distributed Component Object Model) dan mendirect ke server COM(Component Object Model). Web service consumer yang tidak dikenal dapat mengakses web service provider. Oleh karena itu, untuk meminimumkannya, web service harus menyediakan layanan keamanan pada level protocol.


Microsoft Internet nformation Service (IIS), yang merupakan sebuah web server, menyediakan semua layanan yang dibutuhkan web service melalui fitur-fiturnya, yaitu :

- IIS sebagai sebuah HTTP listener

- IIS bisa bertindak sebagai gateway untuk implementasi dari bermacam-macam web service melalui Internet Server Application Programming Interface (ISAPI) architecture

- IIS menyediakan infrastruktur keamanan yang signifikan.

IIS dan Web Service

Sebuah web server seperti IIS bisa meng-invoke sebuah layanan atas nama client dengan menggunakan banyak pilihan yang berbeda. Sebuah web server bisa memulai aplikasi Common Gateway Interface (CGI), menjalankan script interpreter yang dikerjakan di Microsoft Active Server Pages (ASP), atau meng-invoke aplikasi ISAPI.

Contoh Web Service Provider

Jika sebuah organisasi ingin menyediakan web service, ia harus bisa menyediakan beberapa jenis layanan elektronik. Karena hampir semua bagian fungsionalitas bisa diklasifikasikan sebagai service, tidak mungkin kita menghitung semua kemungkinan macam-macam web service. Namun, dua contoh umum dari web service provider adalah software yang mandiri dan general-purpose bisnis proses.

2. Web Service Consumer


Untuk menggunakan web service , web service consumer harus memanggil method web service dengan parameternya dengan menggunakan protocol (contohnya, SOAP).

Sebelum web service dapat digunakan, consumer harus mengalokasikan web servise.

Alokasi web service dapat dilakukan secara statis dengan hard-coding pada endpoint web service consumer. Dapat juga dilakukan secara dinamis pada lokasi web service saat run time.

Ketika mengimplementasikan web service consumer , developers dapat menghabiskan waktu dengan mengerjakan beberapa tugas :

1. Bekerja dengan underlying protocols

2. Membagi byte streams untuk extract data

3. Memvalidasi paket data

Peran layanan consumer dipenuhi oleh setiap node yang dapat berkomunikai dengan SOAP atau HTTP , memahami layanan antarmuka yg sedang digunakan, dan bias menyediakan otentikais yg diperlukan hak akses.


3. Web Service Broker


Tidak hanya arsitektur service-oriented yang membutuhkan service broker, tetapi arsitektur web service juga membutuhkan sebuah service broker. Untuk interaksi,untuk mempublish informasi kepada konsumer. Web service broker berhubungan dengan web service provider dan web service consumer.

Hubungan antara web service consumer dan web service broker adalah berhubungan untuk pencarian. Broker harus memfasilitasi pencarian untuk memudahkan mengalokasi web service dan informasi yang diinginkan untuk dibinding ke web service.

Peran broker terutama dipenuhi oleh sebuah node yang dilengkapi UDDI registry.


UDDI (Universal Description Discovery and Integration) adalah spesifikasi untuk distribusi web-based registry pada web service. Secara konseptual, informasi terbagi menjadi tiga bagian:

- Business address, kontak informasi, identitas yang diketahui.

- Daftar dari kategori industrial yang berdasarkan standar taksonomi.

- Informasi teknikal tentang web service yang termasuk business exspose.

Web Service Programming Model

Untuk mengembangkan dan menggunakan web service secara sukses, sangat penting mengetahu fitur Model pemrograman web service.

Fitur Model pemrograman web service :

Web Protocols

Fitur pertama dalam pemrograman Web service adalah komunikasi protokol secara khas dengan HTTP. Namun, HTTP pada hakikatnya tidak men-support konsep pemanggilan method. Karena batasan ini, Web service consumers sering menggunakan SOAP diatas HTTP yang berbasis XML untuk memanggil method web service. Maka dari itu, penting bagi developer untuk memiliki sedikitnya pengetahuan tentang cara kerja HTTP dan SOAP.

Stateless

Sebagian besar developers terkenal dengan stateful object model. Dengan kata lain, instantiasi class dibuat dan kemudian dikenakan berbagai operasi pada object. Antara masing- masing pemanggilan method, object akan maintain state tsb. Dalam lingkungan stateless, object tidak menahan state di antara panggilan. State lain yang seharusnya diditahan diantara panggilan dapat disimpan dalam database atau cookie.

Loosely coupled

Dalam aplikasi nondistribusi, jika ada yang memerlukan sumber daya software, misalnya fungsi library dalam sebuah DDL, tersedia saat aplikasi dijalankan, mereka secara kontinu akan tersedia selama aplikasi berjalan.

Untuk aplikasi terdistribusi, khususnya aplikasi terdistribusi yang menggunakan sumber daya software dari internet, kemungkinan meningkatnya penggunaaan sumber software tidak akan selalu bisa tersedia.

Konsekuensinya, Web Service harus di pasangkan secara longgar (loosely coupled) sehingga mereka dapat me-reconfigure secara dinamik jika sumber daya tidak tersedia. Aplikasi loosely coupled juga memiliki keuntungan perizinan failover karena consumers tidak akan memiliki persamaan dengan instance tertentu dala web service.

Universal data format

Umumnya Format data yang digunakan dalam web service adalah XML. Beberapa area dimana XML digunakan dalam Web Service :

- SOAP protocol berbasis XML

- Diskripsi web service berada dalam XML Dokumen

- Pengembalian data dari web service dalam XML Dokumen

- Web service didaftarkan dengan UDDI registry dengan menggunakan XML dokumen

- Aplikasi ASP .NET dikonfigurasikan dengan menggunakan file XML Configuration


Minggu, 27 Maret 2011

Merasa rendah ketika berada di tempat tertinggi

Ciremai,, kebanggaan warga kuningan, cirebon dan majalengka.
Merupakan gunung tertinggi seantero Jawa Barat,
Setelah mendengar kata-kata "tertinggi" membuat mental manjadi terpental,
dengan ketinggian 3.078 mdpl dan sumber air yang "limited edition".Ditambah banyak kabar yang memberitakan hal yang buruk-buruk.
Memang kuasa Tuhan sangat menentukan.
Gunung ciremai sudah termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
Gunung Ciremai memiliki dua kawah utama, Kawah barat dan Kawah Timur, serta kawah letusan kecil Gua Walet.
Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat, dapat didaki dari arah timur melalui Linggarjati (580 m.dpl), dari arah selatan melalui Palutungan (1.227 m.dpl) dan dari arah barat melalui Maja (lewat Apui dan lewat Argalingga). Jalur Linggarjati dan jalur Palutungan adalah jalur yang paling banyak dilalui, dan merupakan jalur yang dianjurkan oleh pihak PERHUTANI pengelola kawasan hutan di sekitar Gunung Ciremai.Desa Linggarjati merupakan gerbang utama pendakian ke Gunung Ciremai.

(http://khatulistiwa.info/gunung/34-gunung-ciremai.html)

Nah,, karena kita terbatas oleh waktu, untuk mempercepat pendakian kita memilih jalur linggarjati.

First,, Tes Fisik !!
Waww, baru kali ini ada tes semacam ini pula, sebelumnya kalau kita akan mendaki tidak ada tes fisik seperti ini. Ternyata tes ini dilakukan untuk membatasi jumlah orang yang ikut, karena kalau kebanyakan orang, akan menjadi tambah merepotkan dan memperlambat pendakian. Ternyata oh ternyata, dari banyak anak mapatra, yang mengikuti tes hanya 14 orang, dua diantaranya anggota baru yang sudah dilantik dan dua anggota baru yang belum dilantik.
Memang seleksi alam itu sangat menentukan, terjadi karena alam, baik faktor dalam maupun faktor luar.
Total yang pasti ikut adalah 13 orang, satu orang anggota baru tidak jadi ikut karena izin dari pihak yang berwenang (orang tua).
Seperti biasa, halangan yang kita hadapi ketika ingin mendaki gunung adalah izin orang tua dan kondisi cuaca yang bisa menyebabkan gunung ditutup.


Let's gooooo !!!
Jumat, 25 Maret 2011
Kesempatan yang tidak boleh dilewatkan, harus disiapkan secara matang.
Kali ini barang bawaan yang harus ditambah adalah drijen air 5 liter, karena kondisi ciremai yang tidak ada sumber air (kecuali di pos pertama), jadi kita harus membawa air sebanyak 5 liter selama perjalanan.
Beraaaat bangettt sumpah deh ..
Berangkat dari basecamp(kampus) menuju terminal tanjung priuk pukul 8 malam, kita menggunakan mobil angkutan dengan bersesak-sesak ria.
Setelah sampai di terminal, langsung nongol bis ke kuningan.
Eh, eh, ini perjalanan pertama ke kuningan dan tidak ada satu pun teman-teman yang sebelumnya pernah kesana, ke gunung ciremai juga belum ada yang pernah.
hehe,, tapi bermodalkan niat dan doa, InsyaAllah semua berjalan lancar.Amin.


Sabtu, 26 Maret 2011
Posisi sampai di pasar cilimus, tapi kelewatan dikit gitu, hehhe
Setelah diturunin di pinggir jalan, kita disamperin seorang tukang ojek yang baik hati yang menawarkan mobil angkutan.
Namanya orang menolong juga kadang ada pamrihnya.
Sampai deh di balai desa linggar jati, di sini nih kita melakukan pendaftaran, sambil menunggu waktu subuh, kita beristirahat di aula dulu.
eh, ada pendaki lain yang baru datang, dari bogor ternyata.
Setelah shalat subuh dan melakukan sedikit "pemanasan" kita langsung berkemas dan starting point menuju pos 1 pendakian untuk sarapan.

Pos pendakian tidak jauh dari balai desa, disana ada warung yang sudah menyiapkan makanan untuk kita, hehe
Terimakasih Pak Nana (koordinator balai desa Linggar jati) x)
Waww, ternyata ada kejutan lagi, ada papahnya temen yang udah nungguin di warung.
baik banget deh sampai di temuin gitu, gara-gara kita temen kampus anaknya, hehe.
Tancap makan deh, apa pun makannya yang penting bisa buat tambah tenaga.

Start and ready !!!

Senin, 21 Maret 2011

Tugas web Service











Aplikasi terdistribusi


Aplikasi terdistribusi adalah aplikasi yang memproses permintaan dengan beberapa komputer dan data disimpan dalam beberapa lokasi secara fisik , tetapi fungsinya secara logic tidak ditentukan dengan toplology yang digunakan untuk implementasi aplikasi

Driving forces untuk desentralisasi proses dan penyimpanan data :

1. Biaya Mainframe

Salah satu yang utama yaitu cost of mainframes. Tidak hanya biaya awal investasi dari banyak perusahaan, tetapi juga single point of failure. Setiap computer tidak diharuskan untuk memiliki mainframe yang sama. Sehingga biaya mainframe dapat ditekan.

2. Data kepemilikan

Faktor yang penting disamping desentralisasi data kepemilikan. Departemen, divisi, lokasi geografi, atau situs yang memiliki data tidak bertanggungjawab dalam mengurus data untuk beberapa lokasi pusat.

3. Security

Beberapa faktor penting adalah keamanan. Untuk beberapa organisasi, akses data harus dapat dilakukan dengan mudah.Tapi bagaimanapun data yang sensitive harus tetap aman.Sehinggaaplikasiterdistribusiitu men-segmantasi (membagi) data secarafisik (antara data yang secure dan data yang easily accesible).

Aplikasi terdistribusi sebagai penyedia layanan

Aplikasi terdistribusi menyediakan layanan yang fungsional bagi aplikasi yang membutuhkannya.

Aplikasi terdistribusi dan Web

Perkembangan aplikasi terdistribusi menyediakan desain teknik dan model baru juga dihasilkan dalam beberapa problem baru.

Dua macam arsitektur yang berkembang untuk dapat megembangkan aplikasi terdistribusi:

1. RPC-based arsitektur

2. Message—based arsitektur

Desain aplikasi terdistribusi

1. Tipe data yang tidak compatible dengan sistem yang berbeda

Perbedaan sistem operasi mendukung perbedaan tipe data. Kadang-kadang tipe data tidak 100% compatible dengan perbedaan sistem operasi.Oleh karena itu kita harus dapat menghandelnya.

2. Server failures atau kehilangan respon server

Karena komponen aplikasi terdistribusi kebanyakan adalah remote, kesalahan

3. Client failures

Tidak semua data disimpan di sisi server.Kita harus mempertimbangkan bagaimana server mengetahui bahwa terjadi masalah pada client yang menyimpan data.

4. Retrying a call

Jika client sudah memanggil suatu method dan server tidak memberikan respon, maka tidak akan diterima ketika memanggil ulang method tersebut.

5. Keamanan

Pada aplikasiterdistribusi, banyak ancaman keamanan.Disini kita tidak hanya memperhatikan autentikasi dana uthorisasi, tetapi juga harus memperhatikan keamanan komunikasi antara client dan server.

6. Sinkronisasi clock antara beberapa computer

Kita harus memastikan sinkronisasi waktu di berbagai computer yang berkomunikasi di dalam aplikasi terdistribusi.

RPC-based arsitektur

RPC adalah prosedur atau fungsi yang digunakan untuk remote sistem. satu teknik komunikasi interproses yang memungkinkan perangkat lunak client dan server untuk berkomunikasi. RPC disebut juga suatu protocol yang menyediakan suatu mekanisme komunikasi antar proses. Yang mengijinkan suatu program untuk berjalan pada suatu computer tanpa terasa adanya, Eksekusi kode pada sistem yang jauh (remotesystem)

RPC menyediakan

- Lokasi yang transparan ( karena programmer tidak perlu tahu lokasi secara fisik untuk penyedia layanan )

- Programming model yang familiar (kebanyakan programmer memakai beberapa procedure call)

Message-Based Arsitektur

Messaging adalah suatu metode komunikasi diantara komponen-komponen software atau aplikasi-aplikasi. Sebuah messaging system merupakan fasilitas peer-to-peer; sebuah messaging client dapat mengirim message ke client lain dan dapat juga menerima message dari client yang lain. Masing-masing client dikoneksikan ke sebuah messaging agent yang memberikan fasilitas untuk membuat, mengirimkan, menerima dan membaca message.
Message-oriented Middleware (MoM) adalah merupakan kunci teknologi dari infrastruktur sistem komputasi terdistribusi. Enterprise messaging system memberikan pelayanan yang luwes dan andal untuk mengirim data memberitahukan setiap kejadian (event) yang terjadi diantara komponen-komponen sistem.


Perkembangan Internet ikut mempengaruhi evolusi perkembangan sistem
terdistribusi (distributed system), dari sistem yang berdasarkan pada platform
proprietary (DCOM, CORBA, RMI) menuju plat form yang lebih terbuka (Web).

Momentum perkembangan ini diawali dengan kehadiran XML (eXtensible Markup
Language) untuk mendukung pertukaran data berbasis Web secara lebih fleksibel.
Keberadaan standard XML kemudian ikut mendorong penetapan standard protokol
komunikasi untuk mendukung mekanisme transfer data pada sistem terdistribusi
melalui jaringan Internet yang dikenal sebagai Simple Object Access Protokol
(SOAP) pada tahun 1998. Pada akhirnya kedua teknologi ini (XML dan SOAP)
kemudian mendasari perkembangan arsitektur teknologi yang memungkinkan untuk
menerapkan konsep sistem terdistribusi pada jaringan Internet berbasis Web, yang
kemudian dikenal sebagai Web Service.

Standard XML dan SOAP dikembangkan oleh World Wide Web Consortium
(W3C). Selanjutnya, W3C juga terlibat dalam pengembangan standard protokol dan
arsitektur untuk Web Service, seperti WSDL (Web Service Description Language),
termasuk standard teknologi kemanan untuk Web Service seperti XML Encryption,
XML Signature, dls. Disamping W3C, beberapa organisasi lain saat ini juga terlibat
dalam pengembangan standard untuk Web Service, seperti Organization for
Advancement of Structured Information Standard (OASIS),

Web Service
Interoperability Organization (WS-I), dan Liberty Alliance Technology Group yang
disponsori oleh Sun Microsystem.
Web Service memiliki keunggulan dibanding teknologi dengan sistem
terdistribusi yang sudah ada seperti CORBA, DCOM dan RMI karena karakteristik
Web Service yang bersifat terbuka, non-propriertary, loosely coupled, dan modular.
Web Service dapat diimplementasikan baik untuk lingkungan internal (Intranet)
maupun untuk lingkungan publik (Internet). Dalam lingkungan internal, Web Service
memberikan kemudahan dan solusi baru untuk mengintegrasikan berbagai platform
aplikasi yang ada dalam organisasi/perusahaan (Enterprises Application
Integration/EAI ). Dalam lingkungan publik, Web Service akan memperbaruhui
konsep transaksi berbas is Internet seperti e-business dengan cara mengintegrasikan
proses bisnis dengan partner bisnis secara lebih mudah, sederhana dan murah. Dan
secara umum, Web Service akan mengubah paradigma para pengguna maupun
pengembang perangkat lunak , dari API (application program interface)-based
menjadi message-based.


STANDARD TEKNOLOGI WEB SERVICE
Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.3 tersebut diatas, Web service
tersusun dari beberapa komponen standard berbasis XML, yaitu : SOAP, WSDL, dan
UDDI.


Simple Object Access Protocol (SOAP)
SOAP merupakan suatu protokol berbasis XML yang digunakan untuk kebutuhan
pertukaran informasi dalam suatu sistem terdistribusi dan terdesentralisasi, seperti
halnya IIOP (pada CORBA), ORCP (pada DCOM) dan JRMP (pada RMI). Berbeda
dengan RMI, CORBA dan DCOM, SOAP merupakan protokol yang bersifat
independent terhadap platform, model pemrograman, dan transport protocol yang
digunakan dalam proses pertukaran pesan SOAP. Pesan SOAP dapat dikirimkan
melalui HTTP, SMTP maupun FTP.
Pesan SOAP berbentuk sekumpulan XML Schema yang mendefinisikan format
untuk mentransmisikan pesan XML melalui jaringan, termasuk tipe data dan cara
menstrukturkan pesan secara tepat sehingga dapat mudah dipahami oleh server atau
end-point lainnya.

Tinjauan Aspek Keamanan Sistem Web Service

Pesan SOAP terdiri dari 3 bagian, yaitu :
Æ’ Envelope , suatu kerangka yang mendefinisikan apa yang ada dalam pesan
dan bagaimana pesan harus diproses serta menunjukkan resipien dari
message tersebut.
Æ’ Header , berisi informasi yang berhubungan dengan keamanan dan routing.
Keberadaan Header dalam SOAP bersifat optional.
Æ’ Body , berisi data yang berhubungan dengan aplikasi tertentu yang sedang
dipertukarkan. Data di-‘mark-up’ sebagai XML dan dimasukkan dalam
format yang spesifik yang didefinisikan dalam XML Schema.


Web Service Description Language (WSDL)
WSDL merupakan bahasa standard yang menyediakan mekanisme untuk
mendeskripsikan Service yang disediakan oleh sistem (Web service), lokasi
keberadaan service tersebut dan bagaimana cara memperolehnya, secara terstruktur
dalam format XML. WSDL dapat dianalogikan sebagai IDL ( interface definition
language) dalam CORBA dan COM. Service dedeskripsi kan sebagai koleksi dari
entry-point atau port komunikasi. WSDL mendeskripsikan service dengan
menggunakan elemen sebagai berikut :
• Type – tipe data yang digunakan sebagai argumen dan return type
• Message – merepresentasikan definisi data yang ditransmisikan
• Port type – sekumpulan operasi yang didukung oleh satu atu lebih endpoint
• Binding – mendefinisikan protokol dan format pertakaran data untuk operasi
yang didefinisikan oleh Port type
• Port – menspesifikasikan end-point yang digunakan untuk binding
• Service – koleksi endpoint yang berkai tan yang disediakan oleh Web service
• Operation – mendefinisikan kemampuan yang didukung oleh servis tertentu


Universal Description, Discovery & Integration (UDDI)
UDDI merupakan sekumpulan spesifikasi yang menunjukkan registry informasi
mengenai Webservice. UDDI menyediakan mekanisme untuk mempublikasikan
informasi mengenai bisnis dan service pada satu lokasi ( repository) yang dikelola
secara terpusat dan melakukan query mengenai informasi tersebut secara dinamis dan
programatis. Direktory pada UDDI bertindak seperti ‘Yellow Pages’ dimana service
dikategorikan sesuai tujuan utamanya. Direktory UDDI terdiri dari 3 bagian, yaitu :
• White pages – menyediakan informasi rinci mengenai organisasi yang
menawarkan service
• Yellow pages – mencakup pengakatagorian jenis industri berdasarkan standard
taxonomi industri
• Green pages – mendeskripsikan interface dan kebutuhan untuk memperoleh
service , seperti return type.

UDDI merupakan file XML Schema yang mendefinisikan struktur data
mengenai karakteristik bisnis dan service. Deskrisi service didefinisikan
menggunakan dokumen Type Model ( tModel ). Secara umum UDDI berisi informasi
mengenai siapa yang menyediakan service (businessEntity), Service apa yang
disediakan (businessService), dimana lokasi service tersedia (bindingTemplate),
referensi mengenai informasi bagaimana service tersebut diperoleh (tModel).


Kamis, 17 Maret 2011

Tugas PHP 3 - Lat 2 (Program Latihan OOP sederhana dan koneksi ke database)




Pada awal PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf, PHP hanya mendukung konsep pemrograman prosedural. Hingga PHP versi 4 pun masih berkonsep prosedural. Akhirnya diciptakanlah PHP versi 5 yang telah mendukung konsep orientasi objek (OOP).
Lantas apa kelebihan konsep orientasi objek dibandingkan prosedural ? Banyak sekali keuntungannya. Konsep orientasi objek mendukung pewarisan,selain itu konsep OOP berkemampuan untuk menggunakan nama variabel yang sama secara berulang-ulang. Itu sebabnya konsep OOP sangat bagus digunakan untuk proyek pembangunan web yang besar.

(http://adambimatara.blogspot.com/2009/10/belajar-php.html)

OOP dalam PHP hampir mirip dengan OOP pada java. Jika anda sudah pernah belajar java atau javascript, OOP dalam PHP tidak begitu bermasalah. OOP PHP berbeda dengan PHP struktural. Pada OOP kita bisa membuat sebuah class yang berisi semua fungsi-fungsi yang biasa digunakan untuk proses web, misalkan proses query database, proses login, proses regular expression dll.Ingat bahwa fungsi dalam OOP adalah method. Dari class tersebut bisa dibuat sebuah object yang memiliki semua method yang saya sebutkan tadi, proses query, proses login, proses reqular expression dll. Tambahan lagi, dengan menggunakan OOP, pembuatan program menjadi lebih mudah dan cepat begitu juga konsistensi program akan terjaga.

(http://bimoweb.com/pemrograman-oop-pada-php-part-i.html)



Berikut istilah-istilah yang biasa digunakan dalam OOP, sedikit saya rangkum sebagai langkah awal dalam memahami OOP.
Object :

Kumpulan Variabel dan Fungsi yang saling berkaitan
Class :

Adalah blueprint atau rancangan dari object. Jadi dari satu class bisa dibuat banyak object . Object adalah instance dari class.
Contoh : class = sepeda
Object = sepedaGunung, sepedaTandem
Polymorphism :

Berarti suatu benda seakan-akan mempunyai banyak bentuk. Dua objek atau lebih dikatakan polymorphic bila objek-objek itu mempunyai antar muka yang identik namun mempunyai perilaku yang berbeda. Muncul karena interaksi konsep inheritance dan dynamic binding.
Contoh : method sayHello() pada class dog, class cat atau class dog akan menghasilkan keluaran yang berbeda. dog = “guk..guk..” sedangkan cat = “miau..miau..”Jadi class yang berbeda dapat menjawab sebuah pesan yang sama, namun sesuai dengan kemampuan class tersebut.
Inheritance :

adalah pewarisan sifat, sebuah subclass akan mewarisi sifat dari superclass-nya. Subclass dapat melakukan override terhadap sifat dan kemampuan warisan superclass-nya.
Enkapsulasi :

Memastikan pengguna sebuah object tidak dapat mengganti keadaan dalam diri sebuah object dengan cara yang tidak layak, hanya method dalam object tersebut yang dapat diberi ijin untuk mengakses keadaannya.

Mari mulai dari awal dan pelajari konsep dasar. Awalnya, seorang developer PHP menuliskan coding mereka dalam bahasa prosedural. Pada koding semacam ini, Satu hal terjadi setelah hal lainnya dan hal paling menarik yang dapat terjadi adalah penyertaan file lain. Function tersebar disana-sini, dan kumpulan library dari function tersebut dapat membantu memindahkan sesuatu dengan lebih cepat. Ada keterbatasan pada jenis pemrograman seperti ini. Koding dengan cara prosedural cenderung ‘merepotkan’ bila bekerja dengan ‘large site’. Memindahkan sesuatu dengan bantuan include files dapat membantu, tapi bukan penyelesaian dari masalah.

OOP dapat membantu mengatasi semua kerepotan tersebut. Mari kita bicarakan tentang pengertian dari ‘object’ yang dimaksud dalam OOP. Object adalah kumpulan tipe variabel dalam PHP yang dapat melakukan banyak hal-hal menyenangkan ) Mereka (object) dapat dilewatkan from place to place sambil maintenace semua properti dan method yang mereka miliki di dalam diri mereka. Jika ini masih belum masuk akal buat anda, bertahan saja, saya akan membantu. Langkah pertama adalah mengetahui cara menciptakan sebuah objek milik anda sendiri!

(http://krida85.wordpress.com/2008/09/05/belajar-oop-di-php/)

# Anda dapat men-download latihan membuat program OOP sederhana pada alamat ini:
http://www.4shared.com/document/flsFyvco/Program_OOP_Sederhana__by_Yuli.html

Rabu, 16 Maret 2011

TUGAS PHP 3 - Lab2 ( Membuat Guestbook dengan koneksi ke database)


Perkembangan lanjutan tugas nih ,,
Sekarang kita akan membuat guestbook dengan koneksi ke database ... Pada tugas php yang ke 2 kita membuat guestbook dengan guestbook.txt, kita menyimpan data'nya dalam guestbook.txt tersebut ... Database yang kita gunakan adalah MySQL, yuuuk kita ulas dulu apa itu MySQL ??

About MySQL

MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya. MySQL AB menyebut produknya sebagai database open source terpopuler di dunia. Berdasarkan riset dinyatakan bahwa bahwa di platform Web, dan baik untuk kategori open source maupun umum, MySQL adalah database yang paling banyak dipakai. Menurut perusahaan pengembangnya, MySQL telah terpasang di sekitar 3 juta komputer. Puluhan hingga ratusan ribu situs mengandalkan MySQL bekerja siang malam memompa data bagi para pengunjungnya.

Keunggulan MySQL

Penyebab utama MySQL begitu popular di kalangan Web adalah karena ia memang cocok bekerja di lingkungan tersebut. Pertama, MySQL tersedia di berbagai platform Linux dan berbagai varian Unix. Sesuatu yang tidak dimiliki Access, misalnya—padahal Access amat popular di platform Windows. Banyak server Web berbasiskan Unix, ini menjadikan Access otomatis tidak dapat dipakai karena ia pun tidak memiliki kemampuan client-server/networking.

Kedua, fitur-fitur yang dimiliki MySQL memang yang biasanya banyak dibutuhkan dalam aplikasi Web. Misalnya, klausa LIMIT SQL-nya, praktis untuk melakukan paging. Atau jenis indeks field FULLTEXT, untuk full text searching. Atau sebutlah kekayaaan fungsi-fungsi builtinnya, mulai dari memformat dan memanipulasi tanggal, mengolah string, regex, enkripsi dan hashing. Yang terakhir misalnya, praktis untuk melakukan penyimpanan password anggota situs.

Ketiga, MySQL memiliki overhead koneksi yang rendah. Soal kecepatan melakukan transaksi atau kinerja di kondisi load tinggi mungkin bisa diperdebatkan dengan berbagai benchmark berbeda, tapi kalau soal yang satu ini MySQL-lah juaranya. Karakteristik ini membuat MySQL cocok bekerja dengan aplikasi CGI, di mana di setiap request skrip akan melakukan koneksi, mengirimkan satu atau lebih perintah SQL, lalu memutuskan koneksi lagi. Cobalah melakukan hal ini dengan Interbase atau bahkan Oracle. Maka dengan load beberapa request per detik saja server Web/database Anda mungkin akan segera menyerah karena tidak bisa mengimbangi beban ini.

http://ragiltriantoro.blogspot.com/2009/10/pengertian-mysql.html

Langkah membuat database

1. Pertama kita buat dulu databasenya dengan menggunakan MyPHPAdmin,
create databasenya misalnya dengan dbGuestbook













2. Lalu buat tabel dengan nama tGuestbook dan isikan berapa kolom yang akan dibuat,
miasalnya 3 kolom












3. Selanjutnya isi data-data kolom masing-masing, nama kolom, type dan length














4. Lalu save ,, :)


Langkah-langkah membuat koneksi guestbook ke database

1. Pertama, kita membuat html untuk memasukkan inputan









2. Lalu kita buat kode programnya untuk mengkoneksikan ke database












3. Kita juga buat kode program untuk membaca data tamu yang telah masuk













4. Seperti inilah tampilannya ketika di browse
























5. Masukkan nama, email, komentar, kemudian klik button kirim untuk mengirim data atau klik button reset untuk mengosongkan semua text field.
























6. Setelah mengklik button kirim akan muncul message terimakasih.
























7. Untuk melihat data tamu yang telah terkirim, kita dapat mengklik label Lihat Data Guestbook, maka akan muncul halaman web lain yang menampilkan data tamu yang telah tersimpan.






















Tuh kan,, ternyata mudah juga membuat guestbook dengan koneksi ke database,
Sekamat mencoba kawan ^.^


dapat mendowload script pada alamat ini
http://www.4shared.com/document/lkmdSxmZ/Guestbook_Dengan_Database__by_.html

Rabu, 09 Maret 2011

Tugas PHP 2 ( Guestbook)

Asiiikk dapat tugas lagi (LOL),,
Sekarang kita belajar tentang Guestbook ,,
apa seh artinya ??
kita pisah-pisah dulu yaa, guest = tamu dan book = buku,
hahha, kayak anak kecil deh .... xp
Tapi memang artinya adalah buku tamu ....


















Buku tamu atau Guestbook merupakan fitur pilihan di dalam sebuah management website fitur ini bersifat optional dan tidak harus memiliki fasilitas ini. Di website-website besar atau website yang sudah terkenal jarang kita jumpai fasilitas Guestbook ini karna fasilitas ini di gantikan oleh fasilitas Contact us atau kontak kami.

Buku tamu ini dibuat sebagai wahana untuk membina silaturahmi. Jika silaturahmi sudah terbina dengan baik, diharapakan kita mampu mempererat tali persaudaraan sekaligus mendapat pahala. Amin.


Kita bisa membuat guestbook untuk web pribadi kita,
Nah, ini dia kode programnya untuk membuat gestbook ...
Kita buat terlebih dulu htmlnya, textbox - textbox nya untuk menampung inputan,
nama, email dan komentar.
kemudian data-data inputan kita tampung dulu ke dalam bukutamu.txt
Seperti ini kode programnya . .

- Kode program membuat guestbook















- Tampilan ketika di run projectnya
























Setelah memasukkan nama, email , dan komentar

kemudian klik button kirim untuk mengirim data, atau klik button reset untuk
mengosongkan semua textbox.

Selain dapat memasukkan inputan nama,email dan komentar,
kita dapat membaca semua tamu yang telah masuk . .
Untuk membaca data tamu yang telah tersimpan pada bukutamu.txt ada sendiri kodingannya.
Ayo kita buat kode programnya ...

- Kode program untuk membaca guestbook













- Tampilan run projectnya

























Semua data guest yang masuk dapat kita baca dengan mengklik lihat data guestbook
Ayoo,, ajak teman-teman anda untuk mengisi guestbook pada web pribadi anda.

Selamat mencoba kawan ^.^

:: Anda dapat mendownload script di sini ::